Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2012

Babad Cirebon # 1

Gambar
Pupuh Pertama :  Dangdanggula, 13 Bait. Pupuh ini diawali oleh kalimat Bismillahi ya rakhman nirakhim. Pupuh ini menceritakan lolosnya Walangsungsang—putra Prabu Siliwangi—yang berkeinginan mencari agama Nabi Muhammad. Walangsungsang –yang juga putra mahkota Kerajaan Pajajaran—berkeinginan untuk berguru agama Nabi Muhammad SAW. Lalu, ia mengutarakan maksudnya kepada ayahandanya, Prabu Siliwngi. Namun, Prabu Siliwangi melarang bahkan mengusir Walangsungsang dari istana. Pada suatu malam, Walangsungsang melarikan diri meninggalkan Istana Pakuan Pajajaran. Ia menuruti panggilan mimpi untuk berguru agama nabi (I slam) kepada Syekh Nurjati, seorang pertapa asal Mekah di bukit Amparan Jati Cirebon. Dalam perjalanan mencari Syekh Nurjati, Walangsungsang bertemu dengan seorang pendeta Budha bernama Sang Danuwarsi.
 DOA   kepada pemeluk teguh  Tuhanku  Dalam termangu  Aku masih menyebut namamu  Biar susah sungguh  mengingat Kau penuh seluruh  cayaMu panas suci  tinggal kerdip lilin di kelam sunyi  Tuhanku  aku hilang bentuk  remuk  Tuhanku  aku mengembara di negeri asing  Tuhanku  di pintuMu aku mengetuk  aku tidak bisa berpaling   Karya Chairil Anwar  13 November 1943