Postingan

Kejujuran yang tertulis

Kolaborasi antara otak, hati dan mulut akan terciptalah sebuah kejujuran. tapi adakalanya hati tidak sependapat dengan yang diucapkan oleh mulut, yang sudah dikuasai oleh tajamnya lidah. sedangkan otak kita tidak sepenuhnya sependapat dengan hati, seandainya hati kita selalu bersih niscaya hati kita bisa menjaga jalinan kerjasama yang baik dengan kesemuanya. seandainya hati ini bisa bicara mungkin salah satunya tak akan tertulis disini.

Jatuh Cinta

Gambar
Dunia bisa saja aku dustai tapi, hati ini tak mungkin aku tutupi di hatiku hanya namamu bergetar bibir ini bila kusebut namamu berdetak jantung ini walau hanya terbayang wajahmu setiap saat kuingin selalu berada di atas langit berharap untuk melihatmu setiap detik telinga ini sepertinya hanya mau mendengar cerita - cerita tentang mu langkah ini sepertinya hanya menuju ke dalam hati mu salahkah aku bila mendambamu dosakah aku bila memujamu oh..beginikah rasanya jatuh cinta..

Lamunan

Gelap malam terkuak hati yang cengeng sebuah lagu lama yang terdengar jelas dan terbius dalam nada - nada khayalan dalam gelap malam tempat meraba hati untuk mencari letak noda dan dosa setiap gelap malam aku yang selalu hanyut dalam bias fatamorgana Tengah malam di Djakarta, hari Rabu, 10 Okrober 2001

PUISI KADO ULANG TAHUN

Dahulu bukan rencana tapi cerita adalah sejarah Andai tangan bisa ku pegang, walau duri tetap ku genggam Hidup cuman sekali teman bukan setali walau Kutulis di hari ini ceritalah suatu hari nanti Di hari bahagiamu ku ucapkan selamat ulang tahun semoga panjang umur dan bahagia selalu Dari seorang teman doel" rahman

DOA

Ya Allah tuhan yang aku sembah, arahkanlah mata ini hanya untuk melihat yang Engkau Ridhoi, lantangkan suaraku untuk menyebut NamaMu yang Agung, ayunkanlah tangan ini hanya untuk menyentuh yang Engaku sukai, jadikanlah telinga ini hanya untuk mendengar ayat-ayat Mu, gerakan langkah kaki ku hanya menuju ke jalan Mu, dan tempatkanlah hatiku ini hanya untuk mencintaiMU.

AYAHKU DAN AKU AYAH ANAKKU

"ma,tuku kae" sambil ku menunjuk ke mainan yang di pajang toko sebelah, "mengko cung ya mamae durung due duit, dagange durung payuh" terucap dari bibir yg kering karena haus. Percakapan ini tak mungkin terdengar lagi oleh telinga, tetapi akan selalu menggema dalam hati. Indah bila ku kenang, hampa selalu terbayang. Ayah...kau sosok yang mungkin pada saat itu sama seperti apa yang kurasakan saat ini. Anaku...pahamilah suatu hari nanti kau adalah tongkatku, kau adalah bahteraku. Dalam kesunyian malam aku sapa anak- anaku yang sudah terlelap sambil ku berdoa, Tuhan.. dahulu mungkin dalam tidurku pun dipandangi oleh ayahku dengan kasih, dijaganya dengan cinta. Dan aku hambaMu hanya bisa memohon sayangilah Ayahku, terangilah dia di saat waktunya yang sudah hampir gelap. Ayah.. cintamu kepadaku, doamu selalu menyertaiku. Anaku...hidupku selalu menjagamu, dan jangan lupa tuhanmu. Ayah..maafkan anakmu ini, bila baktiku tak bisa menandingi cinta dan doamu. Anaku maafkan ayah...