Yuk Shalat Berjama'ah !!

Assalamu'alaikum wr wb
Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah swt.
di hari libur ini saya mencoba menulis sembari menikmati secangkir kopi buatan istri tercinta, semoga dengan tulisan ini bisa menjadi bahan introfeksi saya pribadi dalam mendidik dan membina keluarga.
Selamat berlibur...bagi yg sedang libur
Sudah satu minggu ini saya perhatikan setiap kali masuk waktu sholat berjamaah di Masjid ataupun di Musholla sangat sepi sekali jamaahnya, terutama jamaah anak - anak yang biasanya selalu dominan di setiap sholat berjamaah.
Ada apakah apakah sebenarnya ini?
Apa mungkin karena dalam minggu ini anak - anak sedang menghadapi test atau ujian di sekolahnya?  sehingga mereka harus fokus belajar di rumah dan meninggalkan waktu sholat berjamaah karena berharap bisa mendapatkan nilai yang memuaskan.
Setiap orang tua pasti menginginkan anak - anaknya pintar dan cerdas apalagi bisa berprestasi di sekolahnya, tentunya ini suatu kebanggan semua orang tua, tapi jangan lupa bahwa anak adalah amanah Allah yang di titipkan kepada kita yang tentunya akan di minta pertanggung jawabannya kelak.
Karena itu jangan sampai keluarga dan anak - anak menjadi fitnah buat kita di akherat kelak, seperti apa yang terkandung dalam surah Al-Anfal, Sayyid Quthb menyebutkan korelasinya dengan tema amanah ”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui”. (Al-Anfal: 27), bahwa harta dan anak merupakan objek ujian dan cobaan Allah swt yang dapat saja menghalang seseorang menunaikan amanah Allah dan Rasul-Nya dengan baik. Padahal kehidupan yang mulia adalah kehidupan yang menuntut pengorbanan dan menuntut seseorang agar mampu menunaikan segala amanah kehidupan yang diembannya. Maka melalui ayat ini Allah swt ingin memberi peringatan kepada semua khalifah-Nya agar fitnah harta dan anak tidak melemahkannya dalam mengemban amanah kehidupan dan perjuangan agar meraih kemuliaan hidup di dunia dan di akhirat. Dan inilah titik lemah manusia di depan harta dan anak-anaknya. Sehingga peringatan Allah akan besarnya fitnah harta dan anak diiringi dengan kabar gembira akan pahala dan keutamaan yang akan diraih melalui sarana harta dan anak.
Mudah - mudahan kita semua terhidar dari fitnah tersebut di akherat kelak.
Dan semoga keluarga dan anak - anak kita bisa menjadi qurotun ayyun, anak - anak yang tidak hanya pintar dan cerdas tetapi soleh dan soleha dan tentunya berharap kelak bisa mengangkat kita ke syurganya Allah Swt. Amin.
Walau sering kita dengar kata orang.." semua tergantung anaknya, anak kiyai saja belum tentu benar akhlaknya apalagi kita " nauzhubillah, semoga kita tetap istiqomah dan amanh dalam mendidik anak.
untuk itu mari ajarkankan ke anak - anak kita bahwa belajar untuk pendidikan formal adalah penting dan yang lebih penting lagi adalah pendidikan agama yang salah satunya adalah Sholat sebagai tiang agama.
untuk itu yuk tetap kita sholat berjamaah!!!
wassalam,
alfaqir  Abdurahman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa kita perlu belajar konsep kepemimpinan?

Golden Age

Kisah nyata tentang Desa Legetang yang hilang di Dieng Wonosobo